Uqi dan Badung pulang sekolah bersama. Mereka jalan kaki melintasi jalan yang tidak seberapa lebar ukurannya. Dalam perjalanan yang baru ditempuh beberapa meter, Uqi melihat ada batu yang lumayan besar ada di tengah-tengah jalan. Seketika itu juga ia mengambil dan meletakkan batu itu di pinggir jalan. Melihat tindakan Uqi, Badung menggerutu kesal.
“Mengapa kamu meminggirkan batu itu, Qi? Apa untungnya kamu melakukan itu?”
“Kamu tahu kan kalau batu itu tidak disingkirkan maka batu itu bisa membuat pemakai jalan terganggu,” Jelas Uqi.
“Ah, kata-katamu seperti pelajaran yang diberikan Ustadzah di sekolah,” Sanggah Badung.
“Tapi kan……”
“Sudah ah!..... dari tadi aku salah terus. Tadi diceramahi Ustadzah sekarang kamu yang ceramah. Pusing…..!!!!”
“Kamu sih yang tidak taat. Tidak memakai kaos kaki ke sekolah, tidak mengerjakan PR, jahil sama teman-teman. Benar saja Ustadzah menasehati,” Kata Uqi. Dan Badung semakin kesal……
“Ah kamu kayak nenekku saja ngomel terus. Ayo pulang….!” Jawab Badung.
Dan mereka melanjutkan perjalanan. Tidak lama berjalan terdengarlah kaleng ditendang…..
Klontengggg teng tenggg……….. Siapa lagi kalau bukan Badung yang menendang kaleng itu.
Belum selesai kaget dengan bunyi tendangan kaleng, disusullah bunyi klakson sebuah mobil aga mereka lebih minggir. Tiiiinnntiiiinnnnnnnn………!
“Minggir, Dung!” Teriak Uqi. Badun yang diteriaki cuek saja…….
Kloonnnteeeeeng tengggg tenggggg….... Bunyi kalenf itu terdengar lagi tapi bukan Badung yang menendang kali ini. Dan……
“Awas!!!!!.............” Uqi berteriak lebih kencang lagi sambil menarik baju Badung. Dengan agak terseret, Uqi membawa Badung jatuh ke semak-semak di pinggir jalan. Dan….
Brrraaaaakkkkk……
Sebuah motor oleng hamper saja menabrak Badung karena melindas kaleng tendangan Badung tadi. Alhamdulillah, Uqi menarik badung sehingga mereka tidak tertabrak mntor itu.
“Itu hasil perbuatanmu menendang kaleng yang sudah benar di pinggir jalan. Tadi aku meminggirkan batu ditengah jalan juga untuk menghindari bahaya seperti ini,” Ungkap Uqi.
“Allah swt. Akan membalas amal-amal kita. Untuk itu jangan bertanya imbalan kebaikan saat kita melakukan kebaikan, karena Allah pasti akan membalas. Alhamdulillah kita selamat dari mobil dan motor tadi.”
Sambil menangis, Badung berkata, “Terima kasih ya, Qi!” dan mereka melanjutkan perjalanan pulang dengan hati-hati.[]

Prediksi AC Milan VS Roma 01 September 2018
BalasHapusPrediksi Terbaru AC Milan VS Roma 01 September 2018
Prediksi Terupdate AC Milan VS Roma 01 September 2018
Prediksi Jitu AC Milan VS Roma 01 September 2018
Prediksi Bola AC Milan VS Roma 01 September 2018
Prediksi Bola Terupdate AC Milan VS Roma 01 September 2018
Prediksi Bola Terbaru AC Milan VS Roma 01 September 2018
Prediksi Bola Terakurat AC Milan VS Roma 01 September 2018
Prediksi Skor AC Milan VS Roma 01 September 2018
Prediksi Skor Terbaru AC Milan VS Roma 01 September 2018