Kamis, 12 April 2012

Ini Buat Aku

Dibelakang bangunan rumah yang sederhana, hiduplah seekor ikan kecil di sebuah kolam yang tidak seberapa luasnya. Disamping kolam tersebut dengan gagahnya pohon yang rindang berdiri. Daunnya yang rimbun menghalangi terik matahari ke kolam sehingga ikan tak pernah kepanasan.

Sore ini angin berhembus sejuk. Wwuuuuhhssst! Daun pohon yang kering jatuh ke kolam. Si ikan sangat senang dan menyibukkan diri memainkan daun kering itu.

Saat si ikan asyik bermain-main dengan sehelai daun, datanglah kucing yang tidak diketahui dari mana ia datang. Dengan sombong ia meloncat naik ke bibir kolam ikan. Polah kucing membuat ikan kaget.

“Hai kucing, apa yang kamu lakukan disini?” sapa ikan dengan penasaran.
“Tenanglah ikan! Aku tidak akan memakanmu,” Jawab kucing dengan diiringi tertawa keras.
“Benarkah? Lalu kau ingin apa?” Tanya ikan lagi.
“Benar, karena melihatmu saja aku sudah kasihan,” jawab kucing dengan sombong.
“Apa maksudmu, kucing? Aku bahagia kok,” Ikan penasaran dengan maksud kucing.

“Bagaimana kau bahagia? Kamu tidak sebebas aku. Hidupmu hanya di kolam yang sempit ini. Padahal dunia ini begitu luas. Kalau kau tinggal di kolam ini, bagaimana makanmu jika tak ada manusia yang memberi? Akulah yang beruntung, aku bebas kemana-mana mencari makanan dan bersenag-senang. Hahaha.......!”

Mendengar itu si ikan menjawab dengan tenang, “Aku bahagia. Kita harus yakin bahwa yang mengatur semua ini adalah Allah swt., termasuk tentang rezeki. Aku diciptakan untuk hidup di air, maka Allah akan memberiku rezeki disini. Rezekimu di alam bebas sana karena kamu diciptakan untuk hidup disana.

“Mana mungkin rezeki datang sendiri? Kita kan harus berusaha. Dunia ini luas, masak kamu hanya berusaha mencari makan di kolam yang sempit ini?’
“Terserah kamu, kucing! Aku tetap yakin kalau Allah menciptakan semua ini tidak ada cacatnya. Semua pasti sudah disiapkan dan diatur oleh-Nya,” Jawab ikan dengan yakin.

Percakapan kucing dan ikan terhenti karena tiba-tiba ada suara pertengkaran dari atas pohon. Setelah diamati, ternyata itu suara dua ekor cicak yang sedang berebut makanan di dahan pohon. Tanpa perintah, kucing dan ikan kompak melihat pertarungan itu. salah satu cicak lari membawa makanan, cicak satunya lari mengejar,begitu terus cukup lama, sampai kemudian......

Plluuung!, Huuuppp!
Makanan jatuh ke kolam ikan, dan tanpa pikir panjang ikan langsung memakannya dengan lahap. Dua cicak, dan kucing melotot sambil melongo saja memandang makanan itu habis dilahab ikan.

“Ini buat aku, bukan buat kamu.” Seru si ikan dengan ceria.
Nyam....nyam....nyam....!

Add caption
Adik-adik! Begitulah Allah swt menciptakan makhluknya. Pasti Allah sudah mengatur d`n menjamin rezeki. Untuk itu semangatlah dan terus bersabar, jangan bertengkar atau menyombongkan diri! Karena rezeki untukmu tidak akan tertukar dengan teman-temanmu. OK? Sip!,[Syilvi]